GMPD Dukung Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto
Sekretaris Jendral Gerakan Muda Pemerhati Desa (GMPD), Asep Budiman, menyampaikan dukungannya terhadap wacana pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 Republik Indonesia, Jenderal Besar H. M. Soeharto.
Menurut Asep dukungan tersebut dilandasi oleh pandangan bahwa setiap anak bangsa yang telah berbakti dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia, berhak mendapatkan penghargaan tertinggi dari negara.
“Soeharto adalah bagian dari sejarah bangsa Indonesia. Sebagai pemimpin, beliau telah berjasa besar dalam menjaga stabilitas nasional, membangun fondasi ekonomi, dan memperkuat ketahanan bangsa di masanya. Karena itu, sangat wajar jika usulan pemberian gelar Pahlawan Nasional untuk beliau mendapat pertimbangan serius,” ungkap Asep, Sabtu (8/11).
Asep menegaskan bahwa penghargaan terhadap tokoh bangsa, tidak boleh dipandang dari sisi pro dan kontra semata, melainkan dari kontribusi nyata terhadap persatuan dan pembangunan nasional.
“Sudah sepatutnya kita menilai para pemimpin secara objektif. Setiap tokoh pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, namun jasa besar bagi bangsa tetap perlu dihargai,” tuturnya.
Asep juga menyambut baik pernyataan Presiden Joko Widodo yang menilai bahwa Presiden Soeharto maupun Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) memiliki peran penting dan jasa besar bagi bangsa Indonesia.
“Pernyataan Jokowi sangat bijaksana. Dengan mekanisme dan pertimbangan yang matang, pemberian gelar Pahlawan Nasional akan menjadi bentuk penghormatan negara terhadap para tokoh yang telah berjasa,” terangnya.
Gerakan Muda Pemerhati Desa (GMPD) sendiri merupakan organisasi kepemudaan yang berkomitmen pada pemberdayaan dan sinergisitas peran pemuda dalam membangun desa secara mandiri dengan mengoptimalkan inovasi dan teknologi. (Admin)








